Mual sangat mengganggu dan tidak nyaman. Apalagi saat anak mengalaminya. Lebih jauh lagi, refleks muntah pada kebanyakan anak masih belum optimal, sehingga biasanya mereka hanya bisa mengeluh “uwek-uwek” tanpa bisa mengeluarkan isi perut mereka. Apa penyebab mual pada anak-anak?

Penyebab Mual Sering Terjadi Pada Anak-Anak

  1. mabuk pada kendaraan

Anak kecil rentan terhadap mabuk perjalanan, terutama dalam perjalanan panjang. Penyakit gerakan terjadi ketika otak kewalahan oleh sinyal sensorik dari mata dan telinga bagian dalam yang mengatur keseimbangan tubuh.

Berdasarkan sinyal telinga, otak membaca bahwa tubuh duduk diam di satu tempat (di dalam kendaraan) tetapi pada saat yang sama ia juga menerima sinyal bergerak karena mata Anda melihat sekeliling ketika kendaraan masih bergerak.

Sinyal ini tumpang tindih inilah yang membuat anak-anak mabuk kendaraan. Bahkan kurangnya kadar oksigen dalam kabin kendaraan (baik itu mobil, kereta api atau pesawat terbang) dapat membuat kondisi ini lebih buruk. Gejala utamanya adalah mual, keringat dingin, mengolesi dan bahkan sakit kepala.

  1. Alergi makanan

Reaksi alergi makanan juga dapat menyebabkan mual pada anak-anak.

Selain mual, anak-anak juga bisa mengalami sakit perut dan bahkan muntah karena alergi makanan. Reaksi alergi dapat muncul segera setelah makan atau dalam interval beberapa jam.

Karena itu, penting untuk mengetahui makanan mana yang dapat memicu alergi pada anak-anak, umumnya telur, susu dan produk olahan, kacang-kacangan, makanan laut.

  1. Penyakit menular

Penyakit menular yang menyebabkan masalah pencernaan seperti diare dan muntah dapat menyebabkan mual pada anak-anak. Ini karena infeksi bakteri atau virus yang menyebabkan penyakit menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan.

Selain infeksi pada saluran pencernaan, infeksi virus yang menyerang otak juga dapat menyebabkan mual dan muntah.

  1. gelisah

Anak kecil cenderung mudah gelisah dan cemas karena mereka tidak terbiasa berurusan dengan lingkungan asing atau perubahan yang sangat drastis dalam kehidupan mereka. Misalnya, hari pertama Anda masuk sekolah, ikut serta dalam kompetisi atau kompetisi, atau bahkan ketika mereka pindah rumah.

Tanpa sadar, kecemasan dapat menyebabkan stres pada sistem pencernaan. Salah satu efeknya adalah peningkatan asam lambung yang bisa memengaruhi proses pencernaan makanan. Itu sebabnya Anda cenderung merasa mual ketika Anda gugup. Bahkan anak-anak!

  1. Makan berlebihan

Anak-anak kadang-kadang bisa melupakan diri mereka sendiri ketika mereka makan. Apalagi saat makanan favoritnya disajikan di meja makan.

Makan dengan cepat dan terlalu banyak porsi dapat menyebabkan mual dan bahkan muntah. Ini karena ukuran perut bayi kecil tidak bisa lagi menampung makanan, sehingga keluar ke kerongkongan.

Beberapa anak mungkin tidak dapat muntah karena merasa mengantuk setelah makan terlalu banyak.

  1. Keracunan makanan

Keracunan makanan adalah penyebab paling umum mual pada anak-anak. Umumnya disebabkan oleh kebiasaan ngemil sembarangan di pinggir jalan.

Makanan ringan di sepanjang jalan umumnya tidak dijamin kebersihan dan sumber bahan-bahannya. Jadi bisa jadi makanan tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri di udara di sekitarnya (yang notabene adalah polusi tinggi) atau oleh beberapa bahan kimia. Makanan yang tidak dimasak dengan sempurna juga bisa menyebabkan keracunan makanan.

  1. Migrain perut

Faktanya, migrain tidak bisa begitu saja menyerang kepala. Perut mungkin juga mengalami migrain, yang ditandai dengan mual dan nyeri perut yang parah selama lebih dari dua jam.

Migrain perut biasanya menyerang anak-anak pada usia 7 dan memuncak pada usia 9-11. Saat Anda dewasa, sakit kepala perut bisa berubah menjadi sakit kepala.

Penyebab migrain perut tidak diketahui dengan pasti, tetapi para ahli kesehatan anak berteori bahwa ini ada hubungannya dengan komunikasi yang buruk antara saraf usus dan otak yang dipicu oleh kondisi psikologis anak. Misalnya, anak-anak yang stres atau bahkan sangat bahagia.

  1. Masalah saraf

Meskipun jarang, gangguan saraf otonom dapat menyebabkan mual pada anak-anak. Sistem saraf otonom adalah sekelompok saraf yang secara otomatis mengatur jalannya proses tubuh tertentu, seperti tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh internal, gerakan pencernaan dan sistem kandung kemih.

Anak-anak dengan gangguan otonom sering mengalami mual dan sakit perut disertai dengan sakit kepala dan kelelahan yang berlebihan.

Baca Juga :